Day 90: Bus Journey to Dunhuang

Pagi itu kami menuju Gansu Provincial Museum, Museum terbesar di provinsi Gansu dengan lebih dari 350,000 relik dan artifak. Terdapat beberapa exhibition dari Natural Science, Sejarah, Fossil, Seni, hingga yang paling menarik menurut saya yaitu exhibition mengenai Jalur Sutra (Silk Route). Exhibition mengenai Jalur sutra ini memamerkan beberapa relik-relik mengenai perjalanan jalur sutra, sejarah-sejarahnya, latar belakang kultur-kultur daerah yang dilalui jalur sutra, perkembangannya, hingga peta rute … Lanjutkan membaca Day 90: Bus Journey to Dunhuang

Day 89: Journey to Lanzhou

Subuh-subuh sekali Daniel dan John keluar untuk melihat sunrise sedangkan saya memilih untuk tidur. Setelah agak siang, saya baru bangun dan bersiap-siap untuk berangkat menuju Lanzhou sambil menunggu Daniel dan John kembali. Rencananya hari ini kami memang ingin pergi menuju Lanzhou besama dengan beberapa traveller lainnya yang kami temui di hostel kebetulan mereka juga menuju Lanzhou. Sekembalinya Daniel dan John, tidak lama setelahnya kami bertiga … Lanjutkan membaca Day 89: Journey to Lanzhou

Day 88: Labrang Monastery, a Great Monatery of Tibetan Buddhism

Sekitar jam 6 saya dan John sudah menunggu bus yang tak kunjung datang di salah satu pinggiran jalan utama Langmusi. John akhirnya bertanya-tanya kepada beberapa penduduk sekitar. Entah apa saja yang didiskusikan, John akhirnya menghampiri saya dan berkata bahwa kami harus menggunakan taksi menuju ke jalan antar kota di luar Langmusi dimana kita bisa mencegat bus yang lewat untuk menuju Hezuo, sebuah kota kecil di Gannan Prefecture, … Lanjutkan membaca Day 88: Labrang Monastery, a Great Monatery of Tibetan Buddhism

Day 87: Tibetan sky burial land dan Zhaganna

Hari ini saya dan John bangun pagi-pagi sekali pukul 5. Kami langsung menuju Sertri Gompa, satu dari dua kuil tibet di Langmusi, ketika Langmusi masih dalam keadaan terlelap dimana jalanan masih sepi dan langit masih gelap. Ya, itu memang salah satu rencana kami untuk menghindari pembayaran tiket masuk. Di daerah Langmusi ini, kita sebagai turis akan diminta untuk membayar tiket masuk ketika memasuki daerah kuil. Informasi … Lanjutkan membaca Day 87: Tibetan sky burial land dan Zhaganna

Day 86: Huahu Lake

Hari ini kami berencana untuk menuju Danau Huahu yang berlokasi di pertengahan antara Langmusi dan Ruo’ergai, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Langmusi yang terletak di Utara Ruo’ergai. Ya, rencana kami memang terus menuju Utara sampai tiba di Lanzhou dimana John akan mengakhiri travelnya sedangkan saya akan terus melanjutkan menuju Barat Laut hingga mencapai padang gurun. Mengenai kota mana yang akan saya kunjungi, saya akan memutuskannya nanti. Setelah … Lanjutkan membaca Day 86: Huahu Lake

Day 85: Kunjungan ke Padang Rumput, Tangke, dan Sungai Kuning

Sekitar jam 9 saya bangun hari ini dan bersiap-siap untuk menjemput John di Ruo’ergai Bus Station yang memang tidak terlalu jauh dari hotel. Hari ini cuaca bener-bener sangat bagus! Berbeda sekali dengan kemarin yang agak mendung dan kelam. Matahari bersinar dengan terangnya, dan langit yang terlihat sangat-sangat biru dan bersih, dengan beberapa kumpulan awan putih bagaikan gumpalan kapas yang melayang menghiasi langit biru. Kencangnya angin disini membuat awan … Lanjutkan membaca Day 85: Kunjungan ke Padang Rumput, Tangke, dan Sungai Kuning

Day 84: Ruo’ergai, Kota Kecil Terpencil Yang Tenang Ditengah Padang Rumput Luas

Dalam bus, saya duduk santai dipinggir jendela sambil mengamati pemandangan sepanjang jalan. Pemandangan sepanjang jalan kali ini unik dan agak berbeda dari biasanya. Semakin mendekati Ruo’ergai, semakin jarang terlihat pepohonan dan hutan-hutan yang sering saya temui disekitar Jiuzhaigou. Lama kelamaan, secara perlahan pemandangan hutan berubah menjadi semakin gersang dan gersang menyisakan pemandangan padang rumput savana yang luas diakhir perjalanan saya menuju Ruo’ergai. Unik! Benar-benar unik … Lanjutkan membaca Day 84: Ruo’ergai, Kota Kecil Terpencil Yang Tenang Ditengah Padang Rumput Luas